Perbedaan Gay Dan Waria

05/03/2016 Uncategorized willyzondri

Sebagian dari kita pasti masih menganggap Gay dan Waria itu sama, padahal jika kita mau sedikit jeli memperhatikannya ada beberapa perbedaan yang cukup kentara jika dilihat dari sudut pandang kemasan kedua fenomena manusia ini. Lebih tepatnya mereka pada dasarnya serupa tapi tak sama. Diatas saya sebutkan hal ini fenomena karena memang situasi dan gaya hidup serta orientasi seks mereka yang tidak sejalan dengan hakikat penciptaan manusia yang ditakdirkan berpasang-pasangan antara Pria dan Wanita. Menurut literatur pada Kitab Suci Agama Islam dan beberapa agama samawi, diceritakan secara tertulis dan suci bahwa jauh sebelum Masehi, tepatnya disuatu Jaman pada masa hidup Nabi Luth AS, fenomena kelainan orientasi seks yang biasa disebut Homoseks dan Lesbian ini telah ada dan terjadi, sehingga dikabarkan juga bahwa akhirnya Tuhan yang Maha Kuasa menurunkan azab pada umat beliau kala itu. Karena menurut agama hal ini 100% dilarang dan terlarang untuk dicontoh apalagi dilakukan.

Ciri-Ciri Gay & Waria plus Pencegahannya by FK Sebagian dari kita pasti masih menganggap Gay dan Waria itu sama, padahal jika kita mau sedikit jeli memperhatikannya ada beberapa perbedaan yang cukup kentara jika dilihat dari sudut pandang kemasan kedua fenomena manusia ini. Lebih tepatnya mereka pada dasarnya serupa tapi tak sama. Diatas saya sebutkan hal ini fenomena karena memang situasi dan gaya hidup serta orientasi seks mereka yang tidak sejalan dengan hakikat penciptaan manusia yang ditakdirkan berpasang-pasangan antara Pria dan Wanita. Menurut literatur pada Kitab Suci Agama Islam dan beberapa agama samawi, diceritakan secara tertulis dan suci bahwa jauh sebelum Masehi, tepatnya disuatu Jaman pada masa hidup Nabi Luth AS, fenomena kelainan orientasi seks yang biasa disebut Homoseks dan Lesbian ini telah ada dan terjadi, sehingga dikabarkan juga bahwa akhirnya Tuhan yang Maha Kuasa menurunkan azab pada umat beliau kala itu. Karena menurut agama hal ini 100% dilarang dan terlarang untuk dicontoh apalagi dilakukan. 1297843438767313181 Sebagaimana biasa balik ke judul artikel ini “Ciri – Ciri Gay & Waria plus Pencegahannya”, sebelum menjabarkan ciri-cirinya lebih jauh, baiknya kita pahami dulu bahwa Homoseksual sebagai orientasi seksual antar sejenis ini pada dasarnya tidak luput juga dari nilai hakiki manusia yang saling berpasangan, karena dalam homoseksual pun golongan ini terbagi menjadi 2 (dua) peran walaupun sejenis. Dalam pasangan homoseksual ada pihak yang berlaku sebagai seorang wanita dan ada yang berlaku sebagai lelakinya juga, hal ini ditandai dengan tampilan phisik dan gerak-gerik yang agak mencolok diantara keduanya. Itulah sebabnya kita melihat ada waria besarta pernak-perniknya dan para pria gay yang sangat sulit untuk ditebak orientasi seksnya, karena tampilannya nyaris sebagaimana pria pada umumnya, namun ada beberapa ciri yang menyimbolkan dirinya, sebagaimana dibawah ini, namun tanpa bermaksud menggeneralisir, secara umum tampilan-tampilan phisik inilah yang kadang menggambarkan diri mereka, sebagai berikut :

#1. Ciri-ciri seorang Gay
a) Sebagian besar para gay secara phisik merupakan sosok – sosok pria dengan ketampanan diatas rata – rata pria pada umumnya, bahkan tampilan cendrung macho dan gagah.

b) Sebagian besar gay menandai dirinya dengan tindik pada bagian kuping “biasanya” yang sebelah kanan, namun sebagian lagi bahkan ada yang menindik kedua bagian kupingnya, oleh karena itu baiknya bagi pria yang berniat untuk melakukan tindik sebaiknya dipertimbangkan kembali agar jangan sampai salah memberikan simbol.

c) Sebagian dari mereka cendrung menyukai memakai perhiasan seperti kalung (biasanya kalung emas baik kuning maupun emas putih) layaknya seorang lelaki metrosexual.

d) Sebagian besar gay, secara sifat adalah jenis lelaki yang sopan santun, terkesan sangat rapi namun tetap menampilkan kesan feminisme dalam gerak-geriknya, tapi sebagian lagi sangat tidak kentara ketika berinteraksi.

e)Sebagian besar gay, termasuk jenis pria-pria yang sensitif dan dalam kehidupan sehari-hari cukup supel dalam pergaulan, namun mereka sangat perfeksionis dalam bidangnya.

f)Sebagian besar pria gay biasanya berkarier dibidang-bidang seperti artis, penyanyi, desainer, penata rambut bahkan para model, namun secara garis besarnya mereka pada umumnya bergiat dibidang yang membutuhkan detil dengan perasaaan dengan tingkat perfeksionisme yang tinggi.

#2. Ciri-ciri seorang Waria dan bedanya dengan seorang pria gay
a) Dari sudut penampilan hampir semua waria cenderung bergaya layaknya seorang wanita baik dari sisi pakaian maupun aksesoris serta pernak – pernik yang dikenakannya, penampilan inilah perbedaan yang paling mencolok antara seorang waria dengan seorang pria gay.

b)Sebagian besar waria tidak hanya dari segi penampilannya saja yang meniru secara pakem seorang wanita, bahkan banyak dari mereka yang sangat obsesif merubah secara paten organ-organ tubuhnya menyerupai seorang wanita. Lihat saja berapa banyak waria yang operasi payudara bahkan kelaminnya untuk merubah diri menjadi seorang wanita sejati, sedang para pria gay cenderung tetap mempertahankan kondisi phisiknya.

c) Gerak-gerik dan intonasi dialeknya ketika berkomunikasi pun sangat kentara walau terdengar aneh dan menggelikan dengan getaran volume antara wanita dan pria. Sedang para pria gay mampu agak menyamarkan intonasi ini walaupun secara halus masih tetap dapat dibedakan bagi yang jeli melihat dan mendengarkan intonasinya.

d) Sebagian para waria, cendrung lebih sensitif dan posesif dari para wanita pada umumnya. Sehingga banyak kasus para waria bahkan rela membunuh pasangan warianya yang ketahuan berselingkuh.

e) Sebagian besar waria berkarier dibidang hiburan, penata rambut, perias, penata artistik bahkan sebagian lagi jika malam hari ada yang bergiat dibidang jasa layanan seks bagi pria-pria gay yang tidak memiliki pasangan tetap. Ini salah satu yang membedakan gay dengan waria karena biasanya gay lebih memilih menjalin hubungan tetap dengan sejenisnya. Topik berikutnya pencegahan dan antisipasi agar fenomena yang kurang baik ini tidak menjangkiti kita dan keluarga, ada baiknya kita mencoba antisipasi secara dini dengan cara melakukan beberapa tindakan preventif agar wabah yang mulai akut ini bisa kita jauhkan dari anak-anak dan cucu-cucu kita kelak, nah ini beberapa hal menurut opini saya yang bisa kita lakukan :

#1.Perhatikan dan jauhkan anak dari situasi yang berpotensi menjadi korban pelecehan oleh para pria gay atau waria, karena ini merupakan penyebab utama terjadinya perilaku melenceng ini dikemudian hari. Caranya dengan tidak membiarkan anak-anak berinteraksi terlalu dekat dengan waria atau pria yang kita curigai seorang gay.

#2.Kenali secara dini perilaku seks yang melenceng ini, karena bisa saja mereka adalah para tetangga, kenalan, ataupun orang-orang yang berinteraksi sesekali dengan kita. Dan jika kita merasa yang bersangkutan ternyata termasuk kedua golongan ini, cobalah membatasi hubungan “hanya” sekedarnya saja, bukan berarti kita harus menjauhinya secara ekstrem tapi lebih baik tidak berhubungan secara intens sebab membatasi diri dari lebih baik dari pada akhirnya kita atau orang sekitar kita terbawa fenomena ini.

#3.Sedari dini ajarkan pendidikan sex baik langsung maupun tidak kepada anak-anak kita, bahwa orientasi seks yang benar itu adalah antara seorang lelaki dengan perempuan dan bukan dengan sejenis, Caranya :

a)usahakan memperlihatkan kemesraan sederhana seorang suami/ayah kepada istrinya didepan anak-anak, seperti mencium dan merayu serta berinteraksi dengan tujuan memberi contoh bagaimana “wajarnya” seorang lelaki memperlakukan seorang wanita.

b)gambarkan dan contohkan kejijikan seorang ayah ketika hendak mencium anak lelakinya, atau ketika hendak mandi bareng dengan anak lelakinya secara eksplisit bahwa hal itu tabu dan menjijikkan jika dilakukan bersama teman yang sejenis.

c)usahakan agar anak dalam interaksi kesehariannya tidak hanya terfokus berinteraksi pada lawan jenisnya semata, contoh : anak lelaki yang sedari kecil hanya berteman dengan segerombolan anak perempuan bertahun-tahun bisa menyebabkan campuran perilaku yang kurang berimbang, oleh karean itu usahakan anak berinteraksi secara seimbang dengan dengan lawan jenis maupun teman-temannya yang sejenis.

Sebagian dari kita pasti masih menganggap Gay dan Waria itu sama, padahal jika kita mau sedikit jeli memperhatikannya ada beberapa perbedaan yang cukup kentara jika dilihat dari sudut pandang kemasan kedua fenomena manusia ini. Lebih tepatnya mereka pada dasarnya serupa tapi tak sama. Diatas saya sebutkan hal ini fenomena karena memang situasi dan gaya hidup serta orientasi seks mereka yang tidak sejalan dengan hakikat penciptaan manusia yang ditakdirkan berpasang-pasangan antara Pria dan Wanita. Menurut literatur pada Kitab Suci Agama Islam dan beberapa agama samawi, diceritakan secara tertulis dan suci bahwa jauh sebelum Masehi, tepatnya disuatu Jaman pada masa hidup Nabi Luth AS, fenomena kelainan orientasi seks yang biasa disebut Homoseks dan Lesbian ini telah ada dan terjadi, sehingga dikabarkan juga bahwa akhirnya Tuhan yang Maha Kuasa menurunkan azab pada umat beliau kala itu. Karena menurut agama hal ini 100% dilarang dan terlarang untuk dicontoh apalagi dilakukan. 1297843438767313181 Sebagaimana biasa balik ke judul artikel ini “Ciri – Ciri Gay & Waria plus Pencegahannya”, sebelum menjabarkan ciri-cirinya lebih jauh, baiknya kita pahami dulu bahwa Homoseksual sebagai orientasi seksual antar sejenis ini pada dasarnya tidak luput juga dari nilai hakiki manusia yang saling berpasangan, karena dalam homoseksual pun golongan ini terbagi menjadi 2 (dua) peran walaupun sejenis. Dalam pasangan homoseksual ada pihak yang berlaku sebagai seorang wanita dan ada yang berlaku sebagai lelakinya juga, hal ini ditandai dengan tampilan phisik dan gerak-gerik yang agak mencolok diantara keduanya. Itulah sebabnya kita melihat ada waria besarta pernak-perniknya dan para pria gay yang sangat sulit untuk ditebak orientasi seksnya, karena tampilannya nyaris sebagaimana pria pada umumnya, namun ada beberapa ciri yang menyimbolkan dirinya, sebagaimana dibawah ini, namun tanpa bermaksud menggeneralisir, secara umum tampilan-tampilan phisik inilah yang kadang menggambarkan diri mereka, sebagai berikut : 12978435821270420513 ~ Goorge Michael ~ dengan antingnya…

#1. Ciri-ciri seorang Gay

a) Sebagian besar para gay secara phisik merupakan sosok – sosok pria dengan ketampanan diatas rata – rata pria pada umumnya, bahkan tampilan cendrung macho dan gagah.

b) Sebagian besar gay menandai dirinya dengan tindik pada bagian kuping “biasanya” yang sebelah kanan, namun sebagian lagi bahkan ada yang menindik kedua bagian kupingnya, oleh karena itu baiknya bagi pria yang berniat untuk melakukan tindik sebaiknya dipertimbangkan kembali agar jangan sampai salah memberikan simbol.

c) Sebagian dari mereka cendrung menyukai memakai perhiasan seperti kalung (biasanya kalung emas baik kuning maupun emas putih) layaknya seorang lelaki metrosexual. d) Sebagian besar gay, secara sifat adalah jenis lelaki yang sopan santun, terkesan sangat rapi namun tetap menampilkan kesan feminisme dalam gerak-geriknya, tapi sebagian lagi sangat tidak kentara ketika berinteraksi.

e)Sebagian besar gay, termasuk jenis pria-pria yang sensitif dan dalam kehidupan sehari-hari cukup supel dalam pergaulan, namun mereka sangat perfeksionis dalam bidangnya. f)Sebagian besar pria gay biasanya berkarier dibidang-bidang seperti artis, penyanyi, desainer, penata rambut bahkan para model, namun secara garis besarnya mereka pada umumnya bergiat dibidang yang membutuhkan detil dengan perasaaan dengan tingkat perfeksionisme yang tinggi. 12978463131129664009

#2. Ciri-ciri seorang Waria dan bedanya dengan seorang pria gay
a) Dari sudut penampilan hampir semua waria cenderung bergaya layaknya seorang wanita baik dari sisi pakaian maupun aksesoris serta pernak – pernik yang dikenakannya, penampilan inilah perbedaan yang paling mencolok antara seorang waria dengan seorang pria gay.

b)Sebagian besar waria tidak hanya dari segi penampilannya saja yang meniru secara pakem seorang wanita, bahkan banyak dari mereka yang sangat obsesif merubah secara paten organ-organ tubuhnya menyerupai seorang wanita. Lihat saja berapa banyak waria yang operasi payudara bahkan kelaminnya untuk merubah diri menjadi seorang wanita sejati, sedang para pria gay cenderung tetap mempertahankan kondisi phisiknya.
c) Gerak-gerik dan intonasi dialeknya ketika berkomunikasi pun sangat kentara walau terdengar aneh dan menggelikan dengan getaran volume antara wanita dan pria. Sedang para pria gay mampu agak menyamarkan intonasi ini walaupun secara halus masih tetap dapat dibedakan bagi yang jeli melihat dan mendengarkan intonasinya. 1297846666333613408

d) Sebagian para waria, cendrung lebih sensitif dan posesif dari para wanita pada umumnya. Sehingga banyak kasus para waria bahkan rela membunuh pasangan warianya yang ketahuan berselingkuh.

e) Sebagian besar waria berkarier dibidang hiburan, penata rambut, perias, penata artistik bahkan sebagian lagi jika malam hari ada yang bergiat dibidang jasa layanan seks bagi pria-pria gay yang tidak memiliki pasangan tetap. Ini salah satu yang membedakan gay dengan waria karena biasanya gay lebih memilih menjalin hubungan tetap dengan sejenisnya. Topik berikutnya pencegahan dan antisipasi agar fenomena yang kurang baik ini tidak menjangkiti kita dan keluarga, ada baiknya kita mencoba antisipasi secara dini dengan cara melakukan beberapa tindakan preventif agar wabah yang mulai akut ini bisa kita jauhkan dari anak-anak dan cucu-cucu kita kelak, nah ini beberapa hal menurut opini saya yang bisa kita lakukan :

#1.Perhatikan dan jauhkan anak dari situasi yang berpotensi menjadi korban pelecehan oleh para pria gay atau waria, karena ini merupakan penyebab utama terjadinya perilaku melenceng ini dikemudian hari. Caranya dengan tidak membiarkan anak-anak berinteraksi terlalu dekat dengan waria atau pria yang kita curigai seorang gay.

#2.Kenali secara dini perilaku seks yang melenceng ini, karena bisa saja mereka adalah para tetangga, kenalan, ataupun orang-orang yang berinteraksi sesekali dengan kita. Dan jika kita merasa yang bersangkutan ternyata termasuk kedua golongan ini, cobalah membatasi hubungan “hanya” sekedarnya saja, bukan berarti kita harus menjauhinya secara ekstrem tapi lebih baik tidak berhubungan secara intens sebab membatasi diri dari lebih baik dari pada akhirnya kita atau orang sekitar kita terbawa fenomena ini.

#3.Sedari dini ajarkan pendidikan sex baik langsung maupun tidak kepada anak-anak kita, bahwa orientasi seks yang benar itu adalah antara seorang lelaki dengan perempuan dan bukan dengan sejenis, Caranya :

a)usahakan memperlihatkan kemesraan sederhana seorang suami/ayah kepada istrinya didepan anak-anak, seperti mencium dan merayu serta berinteraksi dengan tujuan memberi contoh bagaimana “wajarnya” seorang lelaki memperlakukan seorang wanita.

b)gambarkan dan contohkan kejijikan seorang ayah ketika hendak mencium anak lelakinya, atau ketika hendak mandi bareng dengan anak lelakinya secara eksplisit bahwa hal itu tabu dan menjijikkan jika dilakukan bersama teman yang sejenis.

c)usahakan agar anak dalam interaksi kesehariannya tidak hanya terfokus berinteraksi pada lawan jenisnya semata, contoh : anak lelaki yang sedari kecil hanya berteman dengan segerombolan anak perempuan bertahun-tahun bisa menyebabkan campuran perilaku yang kurang berimbang, oleh karean itu usahakan anak berinteraksi secara seimbang dengan dengan lawan jenis maupun teman-temannya yang sejenis. 1297847222430588115 Beberapa langkah Preventif diatas sangat baik dilakukan sedini mungkin, agar pada alam bawah sadar mereka tergambar “bahwa” hubungan yang benar adalah hubungan antara lelaki dan perempuan, sedang hubungan antara yang sejenis adalah tidak wajar atau menjijikkan untuk dilakukan atau dibayangkan sekalipun. Cukup dulu bicara tentang Gay, Waria dan antisipasinya. Namun demikian saya tidak menyarankan anda untuk menjauhi dan menganggap mereka dengan orientasi seks yang melenceng ini sebagai sampah masyarakat dan menghina keberadaan mereka. Bahkan kita harus mengasihani mereka karena mungkin saja mereka adalah korban pelecehan dimasa lalu. Karena saya tidak bergiat untuk memulihkan mereka, jadi mari kita do’a-kan saja kenalan, kerabat atau orang yang pernah berinteraksi dengan kita yang telah menjadi gay atau waria semoga ditunjukan jalan sebagaimana yang ditetapkan oleh-Nya… Amien.

Sumber kompasiana

Penulis

Penikmat sunyi. Suara yang tersembunyi

Trending